Pengaruh Usia, Lama Pernikahan, dan Jumlah Anak terhadap Beban Kerja Mental Ibu Rumah Tangga di Kota X
Kata Kunci:
Beban kerja mental, ibu rumah tangga, lama pernikahan, jumlah anakAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh usia, lama pernikahan, dan jumlah anak terhadap beban kerja mental ibu rumah tangga di Kota X. Beban kerja mental diukur menggunakan metode NASA Task Load Index (NASA-TLX) yang mencakup enam dimensi yaitu mental demand, physical demand, temporal demand, performance, effort, dan frustration level. Pendekatan penelitian ini bersifat kuantitatif dengan metode survei terhadap 250 responden ibu rumah tangga yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk mengetahui distribusi beban kerja mental dan secara inferensial menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami beban kerja mental tinggi hingga sangat tinggi (59,6%) dengan rata-rata skor Weighted Workload (WWL) sebesar 56,4. Aktivitas yang paling banyak menimbulkan tekanan mental adalah membersihkan rumah, diikuti memasak dan mencuci pakaian. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa variabel usia (p = 0,397), lama pernikahan (p = 0,496), dan jumlah anak (p = 0,874) tidak berpengaruh signifikan terhadap beban kerja mental dengan nilai R² = 0,003. Artinya, ketiga variabel tersebut hanya menjelaskan 0,3% variasi beban kerja mental, sedangkan faktor non-demografis seperti dukungan sosial, kondisi psikologis, dan pembagian peran keluarga memiliki pengaruh yang lebih besar. Penelitian ini menegaskan bahwa pekerjaan domestik memiliki kompleksitas dan beban kognitif tinggi sehingga perlu mendapatkan perhatian dalam konteks kesehatan mental dan kesejahteraan keluarga.